Pemkab

‘Rabu Ngopi’ Upaya Mengembalikan Kejayaan Kopi Sidikalang

Dairi – Kopi dan tenun ulos Silalahi menjadi potensi Kabupaten Dairi yang direncanakan akan dibawa dan mengisi forum G-20 yang akan dihelat pada Oktober mendatang di Bali.Perlu dukungan dari berbagai pihak untuk lebih mengangkat potensi kopi Sidikalang yang sudah tersohor agar lebih mendunia lagi.

Sebagai bentuk dukungan dan kehadiran pemerintah, maka pemerintah Kabupaten Dairi, melaunching “Rabu Ngopi” pada rangkaian kegiatan Dairi Kreatif Festival, Jumat (24/06/2022) di Gedung Djauli Manik.

Launching yang dilakukan oleh Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu ini diharapkan nantinya akan semakin mempopulerkan kopi dan mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang.

“Alam sudah menyediakan potensi terbaik di Dairi, kini giliran kita membawa potensi seperti kopi ini untuk lebih mendunia.Kita tau, kopi dan tenun ulos Silalahi diolah dan dikerjakan oleh perempuan-perempuan tangguh, dan itu menjadi potensi yang ikonik yang akan kita bawa dalam G-20 mendatang,” ujar Bupati.

Didampingi ketua Dekranasda Kabupaten Dairi, Ny.Romy Mariani Eddy Berutu, bupati menyebutkan, Rabu Ngopi akan menjadi tagline yang sengaja dilakukan dimulai dari kalangan pemerintahan seperti ASN untuk semakin memperkenalkan kopi Sidikalang dengan cita rasa khasnya.

“Kopi kita punya cita rasa yang khas yang perlu orang lain tahu. Jadi kita lebih giatkan memperkenalkan kopi Sidikalang ini dari diri kita dulu. Semoga kejayaan kopi Sidikalang ini akan makin tersohor, lewat aksi kecil ‘Rabu Ngopi,” katanya mengakhiri.

Dalam Kegiatan Dairi Kreatif Festival ini hadir juga unsur Forkopimda mewakili ketua DPRD,Radeanto Banjar Nahor, Kepala BPoDT divisi pemasaran nusantara Swanto Sinambela, sekretaris Dekranasda Sumut, Hasnah Lely Siregar. Kemudian Kepala dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Rahmat Syah Munthe, Kepala Dinas Perindagkop Iwan Taruna Berutu, dan kepala dinas lainnya, camat, Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu, Organisasi Kepemudaan, para pelaku UMKM.

Berita Terkait

Back to top button